Jum'at 14 Juni 2019, 21:16 WIB | 158

Kembangkan Inkubator Bisnis Bordir dan Fashion, BDI Padang Gandeng Google Indonesia

Berita Internal - BDINews
Tim Google Indonesia sedang memberikan materi kepada peserta

PADANG -  Balai Diklat Industri Padang menggandeng Google Indonesia dalam mengembangkan Inkubator Bisnis Bordir dan Fashion yang diselenggarakan di Gedung B, Balai Diklat Industri Padang.

"BDI Padang, sangat concern terhadap perkembangan IKM Bordir dan fashion, oleh karena itu kami memandang pentingnya menggandeng Google Indonesia sebagai sebuah platform paling terkemuka di dunia dalam pengembangan digitalisasi IKM Bordir dan Fesyen," papar Kepala BDI Padang Hendro Kuswanto, terkait dengan pelaksanaan Pelatihan Womenwill yang diselenggarakan di BDI Padang. Pelatihan ini terselenggara berkat kerjasama BDI Padang dengan Google Indonesia. Diselenggarakan dari tanggal 27 sampai dengan 28 Agustus 2018 bertempat di Aula Gedung B Balai Diklat Industri Padang.

Peserta pelatihan berasal dari Inkubator Bisnis BDI Padang sebanyak 17 orang. Lebih lanjut Hendro Kuswanto berharap Pelatihan yang diikuti oleh Tenant Program Inkubator Bisnis BDI Padang tahun 2018 ini bisa mendorong perkembangan usaha tenant terutama dalam hal pola pikir dalam mengembangkan dan mempromosikan usahanya dengan memanfaatkan teknologi digital yang telah disediakan oleh Google. “Dengan akses yang sangat cepat dan dapat dilakukan dimanapun kapanpun, tentu akan sangat menguntungkan dalam marketing produk hasil dari inkubator bisnis BDI Padang,” tambah Hendro Kuswanto.

Ditempat terpisah, Reza Saputra, Recruitmen Officer Google Indonesia menyatakan, Google Indonesia menyelenggarakan 2 jenis pelatihan digital langsung melalui Kelas Gapura Digital dan Womenwill. Womanwill yaitu pelatihan digital khusus wanita dan mempelajari bagaimana sosial media dan digital marketing dari basic (dasar) dengan 6 modul materi yang disampaikan yaitu: Kisah Inspirasi Wirausaha, Kemampuan Berkomunikasi Bisnis, Manfaat digital untuk usahaku, Manfaat email dan Google kelender, Media Sosial untuk bisnis, dan GMB/ Google My Business. Kelas Gapura Digital sendiri terdapat 4 modul, yaitu: Pendahuluan tentang dunia digital, Google My Bussiness (GMB), Tips website yang baik dan disukai oleh Google dan Optimasi Search Engine Optimizer (SEO) dan Search Engine Management (SEM). Untuk saat ini, materi yang diberikan adalah kelas Womenwill, kedepannya akan ditingkatkan lagi ke Kelas Gapura Digital.

"Sekarang ini di Indonesia ini baru 18% UMKM dan IKM yang memasukkan produknya di internet dan digital marketing. Maka diharapkan kedepannya UMKM ini bisa lebih memanfaatkan tekonologi yaitu memasarkan produknya lebih cepat dan luas lagi," papar Reza Saputra.

Peserta pelatihan sendiri menyatakan sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini dan berharap dengan adanya pelatihan ini bisa membatu pengrajin dalam memasarkan produknya secara online.

"Saya berharap dengan adanya pelatihan ini, para pelaku UKM/ pengrajin yang mengikuti pelatihan ini bisa memasarkan produknya secara online dan bisa tampil diurutan pertama di mesin pencarian Google," ungkap Arrahmy Febrina salah seorang peserta diklat. (red/ppid)