Selasa 12 Desember 2017, 05:23 WIB | 318

Dekranasda Pusat Kunjungi Balai Diklat Industri Padang

Wakil Ketua Harian Dekranas Pusat Triana Rudiantara mengunjungi Balai Diklat Industri Padang, Selasa (12/12).

Didampingi Kepala Balai Diklat Industri Padang Bapak Hendro Kuswanto, Kasie. Penyelenggaraan Diklat Ibu Sri Mulyati, Kasubbag. Tata Usaha Bapak Hermawan Setyadhi dan Kasie. Kerjasama Diklat Ibu Hayati pada kesempatan itu mengunjungi unit produksi BDI Padang dan melihat hasil karya peserta diklat di BDI Padang.

“Saya mengunjungi BDI Padang karena saya mendapatkan informasi bahwa di Padang terdapat pusat pelatihan bordir dan fashion diantaranya pelatihan bordir, sulaman, tenun dan batik yang bisa memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk memajukan perekonomian dan industri masyarakat Indonesia, terutama industri bordir dan fashion di Sumatera Barat,” ungkap Ibu Triana Rudiantara.

Pada kesempatan itu Kepala BDI Padang, Hendro Kuswanto menjelaskan bahwa BDI Padang merekrut peserta diklat dengan cara melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah dan Kelompuk Usaha Bersama (KUB) yang ada di kabupaten/kota untuk merekrut masyarakat yang berstatus pengangguran dan ingin memiliki keinginan untuk membangun usaha bordir dan fashion.

“Selain melakukan pelatihan bordir dan fashion, kami juga akan memberikan pelatihan internet marketing (toko online) sehingga pemasarannya tidak hanya secara konvensional tetapi juga dengan e-commerce,” tuturnya.

Disamping itu, Kasie. Penyelenggaraan Diklat, Sri Mulyati juga menyampaikan kepada Ibu Triana Rudiantara bahwa Kementerian Perindustrian dan pemerintah setempat telah mendirikan sentra tenun di Kabupaten Sijunjung.

Ibu Triana Rudiantara mengungkapkan bahwa peluang industri bordir dan fashion dalam era digital sekarang ini sangat bagus dan menguntungkan untuk memajukan pasar bordir dan fashion melalui internet yaitu e-commerce (toko online). Jadi, dengan adanya teknologi internet pemasaran produk-produk industri bordir dan fashion bisa menjangkau ke seluruh penjuru dunia. Tergantung bagaimana kita mempromosikannya.

“… saya juga baru tau bahwa di Sijunjung ada tenun Unggan”, tuturnya.

Diakhir kunjungannya ke Balai Diklat Industri Padang, Ibu Triana Rudiantara mengungkapkan bahwa BDI Padang sudah bagus.

“Setelah saya melihat secara langsung, BDI Padang itu memang bagus, fasilitasnya lengkap, hasil diklatnya bagus-bagus dan pelatihannya gratis lagi,” tutupnya. (PPID BDIP)