Kerinci - Bupati Kabupaten Kerinci Adi Rozal menandatangani Nota Kesepakatan Bersama (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kerinci dengan Balai Diklat Industri (BDI) Padang Kementerian Perindustrian RI, tentang pengembangan Sumber Daya Manusia bidang Bordir dan Fashion, di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kab. Kerinci, Selasa (7/3/2017).

Dengan MoU ini diharapkan pengrajin asal Kabupaten Kerinci dapat meningkatkan keahlian dan kopetensinya serta berkreatifitas untuk melahirkan wirausaha baru yang dapat merubah nasib mereka.

“MoU ini tidak hanya sekedar MoU yang dibangun antara Pemerintah Kabupaten Kerinci dengan BDI Padang, tetapi bagaimana tindak lanjut dari MoU ini, agar tujuan dari MoU ini tercapai”, ujarnya.

Dengan adanya kerjasama ini, ia mengharapkan terbentuknya usaha baru dan terbentuknya lapangan kerja baru di Kabupaten Kerinci sehingga dapat menekan jumlah warganya yang pergi ke luar negeri untuk mencari kerja.

Dalam sambutan Kepala Balai Diklat Industri (BDI) Padang Kementerian Perindusterian RI, Jonni Afrizon mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kerinci yang sangat serius memperhatikan kondisi pengrajin di daerahnya.

“BDI Padang ingin menciptakan tenaga kerja yang siap pakai dan terciptanya usaha baru, sehingga terbentuknya sentra IKM di Kabupaten Kerinci”, tuturnya.

Jonni Afrizon juga mengharapkan alumni BDI Padang mempu membangun sentra IKM dan menciptakan lapangan usaha baru.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Kerinci Rahminuddin mengatakan, UMKM Kabupaten Kerinci saat ini berjumlah 30.000. Dengan Adanya kerjasama ini diharapkan kedepannya menambah sentra UMKM baru di Kabupaten Kerinci. (PPID BDIP/Red)