Padang –  Balai Diklat Industri (BDI) Padang kembali membuka diklat pada hari Kamis, 09 Februari 2017. Pembukaan diklat yang bertajuk Diklat 3 in 1 Pembuatan Hiasan Busana dengan Alat Jahit Tangan Sulaman Peniti Angkatan II yang dihadiri oleh Kepala BDI Padang, Bapak Jonni Afrizon, Kepala BAPPEDA Kab. Agam, Bapak Drs. Welfizar, Ketua Dekranasda Kab. Agam, Ibu Vita Indra Catri, Sekretaris Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kab. Agam, Bapak Adrinal beserta jajarannya, Ibu-ibu DEKRANASDA Kab. Agam serta juga turut hadir Camat Ampek Angkek Bapak Teddy Martha.

Diklat ini merupakan diklat yang ke-3 di Kabupaten Agam yang diikuti oleh 70 orang peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Agam. Peserta diklat akan dilatih di tujuh Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang akan dilaksanakan dari tanggal 09 Februari 2017 sampai 01 Maret 2017.

“Kami sangat berterima kasih kepada Balai Diklat Industri (BDI) Padang telah memberikan kesempatan pelatihan sulaman peniti kepada Kab. Agam, semoga kerjasama ini terus berlanjut”, ungkap Ibu Vita Indra Catri dalam sambutannya.

Selanjutnya, ia juga meminta kepada peserta diklat untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh BDI Padang dengan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baik mungkin sehingga menghasilkan penyulam yang terampil dan inovatif serta melestarikan karya nenek moyang Kab. Agam.

Selain itu, istri orang nomor satu di Kab. Agam ini juga menginginkan adanya ikon wisata baru di Kabupaten Agam setelah mengikuti diklat ini, khususnya dalam fesyen sulaman peniti.

Dalam sambutannya, Kepala BDI Padang Bapak Jonni Afrizon juga mengharapkan dengan adanya pelatihan ini, Kab. Agam dapat menghadirkan inovasi terbaru di bidang fesyen sulaman, sehingga fesyen sulaman tidak hanya dikenakan pada acara tertentu saja.

Sementara itu, Kepala BAPPEDA  Kab. Agam Bapak Welfizar juga mengharapkan kepada peserta diklat, ilmu yang didapatkan selama pelatihan ini bisa ditularkan kepada teman-teman, saudara-saudara yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggal peserta, agar jumlah masyarakat Kab. Agam yang bisa menyulam lebih banyak, ujarnya dalam sambutan serta pembukaan secara resmi. (PPID BDIP)